Posted by: rumahdoalampung | January 12, 2010

JDS 2010, GGP Anugerah

Pertemuan Doa JDS, Selasa tanggal 12 Januari 2010 diselenggarakan di Gereja Gerakan Pentakosta “Anugerah” yang digembalakan oleh Pdt. Rully Rorong.

Pada pertemuan doa ini Bpk. Supriyadi Sungkono, seorang hamba Tuhan yang juga seorang Fasilitator Doa di Bandar Lampung menyampaikan renungan Firman Tuhan yang diambil dari kitab Wahyu 10:1-11.

Ayat kunci yang dibahas adalah dari Wahyu 10:11

Maka ia berkata kepadaku: “Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja.”

Seperti yang dikatakan oleh malaikat kepada Rasul Yohanes di pulau Patmos pada saat itu, para pendoa hendaknya mulai masuk ke rana berdoa dengan bernubuat. Doa nubuatan mempunyai satu kuasa yang sangat luar biasa. Tetapi doa nubuatan harus keluar dari mulut pendoa yang sudah dikuduskan.

Yesaya 6:5-7
Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.” Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.”

Tuhan mau meminjam mulut kita (yang sudah dikuduskan) untuk mengatakan hal-hal yang datang daripadaNya yang harus dikatakan kepada dunia yaitu kepada kota kita, propinsi kita, pulau kita dan negara kita bahkan seluruh bumi ini dalam bentuk doa nubuatan. Dan seperti Yohanes di pulau Patmos yang tidak lagi terbelenggu/dikuasai oleh keinginan duniawi, demikian juga kita seharusnya, kalau kita mau menjadi seorang pendoa yang “powerfull”.

Pemimpin Pujian sedang memimpin Gereja Tuhan dalam pujian dan penyembahan kepada-Nya

Ev. Supriyadi Sungkono sedang menyampaikan renungan dari Firman Tuhan.

Gereja Tuhan sedang memuji dan meyembah Tuhan dalam ibadah doa JDS di GGP Anugerah

Gereja Tuhan sedang berdoa syafaat bersama-sama

Pdt. Abner Ginting, gembala sidang GKII berdoa untuk menutup pertemuan doa JDS

POKOK-POKOK DOA YANG DIDOAKAN :

  • Roh keputusasaan dan depresi yang menghinggapi masyarakat oleh karena situasi perekonomian, keluarga, dan hubungan sosial antar manusia sehingga banyak orang tidak lagi memiliki iman dan kepercayaan kepada Tuhan.
  • Roh maut yang melanda kehidupan masyarakat yang mewujudkan dirinya di dalam tindakan bunuh diri dengan cara melompat dari gedung-gedung atau menara-menara yang tinggi, juga dalam bentuk membunuh orang lain dengan cara mutilasi, yang semua ini mengekspresikan penghancuran dan pembinasaan kehidupan manusia oleh kuasa roh jahat.
  • Roh perpecahan yang melanda suku-suku bangsa, perang antar desa yang terjadi sebagai wujud eksklusifisme dan fanatisme yang dikobarkan oleh roh jahat ditengah-tengah masyarakat.
  • Doakan supaya penegakan hukum lewat lembaga-lembaga Negara yang memberantas korupsi dan mafia hukum semakin nyata, juga supaya semakin banyak orang berani menyatakan kebenaran. Doakan waktu Tuhan sekarang ini yang sudah memulai pemberantasan korupsi di Negara ini seperti yang sudah dijanjikanNya.
  • Doakan suatu kebangkitan kembali para pemimpin dan intelektual muda yang berani memegang prinsip-prinsip kebenaran lewat kampus-kampus universitas.
  • Doakan pengurapan Tuhan turun atas dunia pendidikan sehingga dunia pendidikan difungsikan untuk melahirkan generasi baru yang kuat, guru-guru Kristen dan sekolah Kristen semakin dikuatkan dalam panggilan dan visi untuk tetap setia dalam pelayanan terhadap anak didik mereka, dan Tuhan terus hadir dalam kehidupan para guru ini dan mempelengkapi mereka.
  • Doakan kebangkitan generasi Yoel (Yoel 3:9-17). Generasi yang siap memasuki peperangan dan pertempuran rohani terakhir dalam sejarah Gereja. Generasi yang tampil membawa kuasa dan otoritas penuh dari Kerajaan Surga.
  • Doakan ditemukannya sumber-sumber alam baru, dari dalam lautan dan daratan, sumber-sumber minyak yang baru, ikan-ikan yang berlimpahruah Tuhan kirimkan melalui lautan, seperti yang sudah janjikanNya, diberikan kepada bangsa ini, untuk kesejahteraan bangsa dan negeri Indonesia.
  • Tentara Nasional Indonesia dan POLRI dibangkitkan melalui transformasi yang Tuhan buat sehingga mereka menjadi bagian dari bala tentara Tuhan di akhir jaman ini.

Responses

  1. Luarbiasa doanya ya pak…🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: