Posted by: rumahdoalampung | February 26, 2010

JDS 2010 – Selasa, 23 Februari 2010

Pertemuan Doa JDS, Selasa tanggal 23 Februari 2010 diselenggarakan di Rajawali Oikos Church yang digembalakan oleh Pdt. Paulus Iwan. Yang menyampaikan sharing Firman Tuhan pada Pertemuan Doa ini adalah Pdt. Yunias Otniel, gembala Gereja Jemaat Kristen Indonesia. Pdt. Yunias mengangkat tema REKONSILIASI dalam khotbahnya (Khotbah ini ditulis dalam posting sendiri dengan judul “REKONSILIASI, sebuah perenungan”)

Pemimpin Pujian sedang memimpin jemaat Tuhan dalam pujian dan penyembahan

Jemaat sedang berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam pertemuan doa ini.

Pdt. Yunias Otniel sedang menyampaikan renungan Firman Tuhan

Jemaat sedang berdoa bagi kota Bandar Lampung, bangsa dan negara Indonesia

Pokok-pokok Doa yang didoakan oleh jemaat :

Angka kriminalitas di kota ini semakin menurun. Pencurian, perampokan, perampasan kendaaan, pemerkosaan, pelecehan, kekerasan dalam rumah tangga, pembunuhan, perkelahian dll, dipatahkan. Ada hadirat Tuhan di setiap jalan, kantor-kantor, rumah-rumah, kelurahan-kelurahan, gang-gang dan sudut-sudut kota yang membawa kedamaian.

Kehidupan kota menjadi penuh kedamaian, suasana kelam dan kehidupan malam (dugem) dihapuskan oleh lawatan Roh Kudus, muncul kehausan dan kelaparan pada masyarakat untuk bertobat dan mencari Tuhan. Setiap suku-suku di kota ini memperoleh kesempatan untuk mendengar keselamatan. Muncul ”man of peace” dari setiap suku dan golongan sehingga lewat mereka ada kesaksian dan jalan untuk memperoleh keselamatan.

Penduduk kota mengalami peningkatan kesejahteraan.Mereka bisa mengatur keuangan dengan baik sehingga memiliki kecukupan dan rasa syukur. Gaya hidup hedonis dan konsumtif dipatahkan. Setiap orang mengalami jamahan Tuhan untuk bisa hidup sederhana.

Dunia usaha bertumbuh, lapangan pekerjaan baru tersedia bagi para pencari kerja. Perusahaan-perusahaan baru dan modal-modal baru masuk dan berinvestasi di Bandar Lampung. Aparat pemerintahan mengalami lawatan Tuhan sehingga setiap birokrasi dan peraturan serta perijinan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan tidak mempersulit pertumbuhan ekonomi dan usaha.

Persoalan sampah, banjir, kemacetan lalu lintas, anak jalanan dan pemulung, penataan pasar-pasar dan pedagang kaki lima memperoleh solusi yang terbaik yang mendatangkan kebahagiaan. Pemerintah kota diberi hikmat dan kerelaan untuk menyelesaikan persoalan kota ini. Anak-anak Tuhan dibangkitkan untuk ikut menata dan mengatur kota ini dengan benar.

Dunia pendidikan semakin diurapi Tuhan untuk melahirkan generasi baru. Guru-guru Kristen dan sekolah Kristen semakin diperlengkapi. Anak-anak muda Kristen berani tampil beda dalam pergaulan, hidup dalam kekudusan. Fenomena roh jahat dalam dunia maya dipatahkan. Facebook, friendster, twiter, website dll dikuduskan. Roh najis yang menjerat dunia maya dipatahkan. Gereja Tuhan semakin berani melayani dan mewarnai dunia maya tersebut.

Kebangkitan gereja supaya memiliki orientasi pelayanan yang memberkati masyarakat. Mobilisasi orang percaya untuk terlibat dalam penuaian akhir jaman semakin besar. Keterlibatan jemaat dan pengusaha semakin besar sehingga gereja semakin berdampak terhadap lingkungan sekitarnya. Para pemimpin gereja dibawa Tuhan masuk ke dalam dimensi rohani yang baru dan dimensi hubungan satu dengan yang lainnya pada tingkat yang lebih tinggi. Setiap hubungan, komunikasi yang rusak, dan sempat terpecah dipulihkan. Pertobatan total untuk bergandengan tangan dalam gereja terjadi sehingga setiap gereja dan pemimpin rohani melihat kota ini sebagai ladang pelayanannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: